Ketika bangsa Israel dibebaskan dari perbudakan di Mesir, ketika mereka memasuki tanah perjanjian Kanaan, ketika Raja Yosia dan Raja Hizkia, yang menyembah berhala, kembali kepada Tuhan, dan bahkan ketika bangsa Israel dibebaskan dari pembuangan, Paskah berada di tengah-tengahnya.
Sama seperti pada zaman itu, karya keselamatan Tuhan sedang berlangsung melalui Paskah saat ini.
2.000 tahun yang lalu, Paskah perjanjian baru, yang Yesus rindukan untuk dirayakan bersama murid-murid-Nya, dihapuskan pada tahun 325 M karena persekongkolan antara agama dan politik dan menghilang ke dalam kegelapan; namun, seperti yang dinubuatkan, Kristus Ahnsahnghong datang dan memulai pekerjaan keselamatan melalui Paskah.
Kata-Nya kepada mereka: “Aku sangat rindu makan Paskah ini bersama-sama dengan kamu, sebelum Aku menderita.”
Lukas 22:15
Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah murid-murid Yesus kepada-Nya dan berkata: “Di mana Engkau kehendaki kami mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?”
Jawab Yesus: “Pergilah ke kota kepada si Anu dan katakan kepadanya: Pesan Guru: waktu-Ku hampir tiba; di dalam rumahmulah Aku mau merayakan Paskah bersama-sama dengan murid-murid-Ku.”
Matius 26:17–18
119 Bundang S.L.P, Bundang-gu, Seongnam-si, Gyeonggi-do, Jam. ya KOREA
Simu 031-738-5999 Faksi 031738-5998
Makao Makuu: 50, Sunae-ro, Bundang-gu, Seongnam-si, Gyeonggi-do, Jamhuri ya Korea
Kanisa Kuu: 35, Sunae-ro, Bundang-gu, Seongnam-si, Gyeonggi-do, Jamhuri ya Korea
Jamii ya Misheni ya Dunia ya Kanisa la Mungu. Haki zote zimehifadhiwa. Sera ya Faragha