Sama seperti Tuhan menyediakan bahtera sebagai tempat perlindungan pada zaman Nuh sebelum menghancurkan dunia dengan air, Tuhan, yang telah datang sebagai Daud rohani, mendirikan Sion rohani di mana hari raya Tuhan dirayakan dan memerintahkan umat manusia untuk melarikan diri ke Sion sebelum Dia menghakimi dunia dengan api pada hari terakhir.
Setelah kenaikan Yesus, iblis mencoba untuk menghancurkan Sion dengan menghapuskan hari-hari raya Tuhan, tetapi seperti yang dinubuatkan, Kristus Ahnsahnghong memulihkan tujuh hari raya dalam tiga bagian dan hari Sabat.
Oleh karena itu, Gereja Tuhan selalu dipenuhi dengan suara sukacita dan kegembiraan dengan pengharapan akan keselamatan.
“Sebab TUHAN menghibur Sion, menghibur segala reruntuhannya; Ia membuat padang gurunnya seperti taman Eden dan padang belantaranya seperti taman TUHAN. Di situ terdapat kegirangan dan sukacita, nyanyian syukur dan lagu yang nyaring.”
Yesaya 51:3
119 Bundang P.O.Box, Bundang-gu, Seongnam-si, Gyeonggi-do, Mzantshi Khoriya
Tsalela 031-738-5999 Fax 031-738-5998
Ndlu-Nkulu: 50, Sunae-ro, Bundang-gu, Seongnam-si, Gyeonggi-do, Khoriya
Ibandla eliyiNtloko: 35, Pangyoyeok-ro, Bundang-gu, Seongnam-si, Gyeonggi-do, Khoriya
ⓒUmbutho Womsebenzi Welizwe iBandla likaThixo. Onke amagunya agciniwe. Umthetho Wabucala